Written by Kalya Risangdaru | 30 Jan 2019 | 2 min read | Content Marketing

Cara Memaksimalkan IGTV untuk Kegiatan Content Marketing

Video merupakan sebuah format konten yang paling menjual di era digital ini, dan hampir semua marketers paham akan potensinya. Di balik perkembangannya, banyak juga teori yang mendukung lakunya format konten yang satu ini, seperti: konten dalam bentuk video potensinya lebih besar daripada konten artikel (written) atau, saat ini penikmat konten video banyak menonton tanpa mendengarkan, maka itu kebanyakan konten video diluncurkan dengan tambahan subtitle.

Hal-hal seperti inilah yang membuat marketers semakin gencar melakukan pemasaran lewat konten video. Platform media sosial jadi salah satu pilihan paling tinggi. Tentu, bicara video, kebanyakan orang akan mengarahkan distribusinya ke YouTube. Namun, sejak tahun lalu--tepatnya sejak IGTV diluncurkan oleh Instagram, banyak orang mulai beralih karena keefektifitasannya.

Pikirkan saja begini, jika kita sudah cukup lama menggodok akun dan konten Instagram brand dan hasilnya sudah terlihat, untuk apa kita perlu membuat sebuah akun di platform lain dan memulainya dari awal?

IGTV sendiri sudah semakin marak digunakan sebagai salah satu strategi pemasaran ampuh di kalangan brand. Putri Silalahi, sebagai Communication Manager Asia Pacific Instagram mengatakan bahwa potensi IGTV amatlah besar. Hal ini didukung setelah antusiasme pengguna Instagram Stories yang terbukti besar, peluang IGTV juga dirasa Putri tidak kalah besar, dalam sebuah wawancara dengannya pada 2018 lalu.

IGTV sendiri dibuat sebagai langkah selanjutnya dari Instagram Stories (durasi 15 detik), dengan durasi berkali lipat yaitu 60 menit. Lewat video yang visualnya tanpa perlu men-tilt layar (tampilan portrait), sebuah video pemasaran bisa lebih mudah ditonton oleh audiens.

Pilihan video seperti how-to, tutorial, product announcement dan kegiatan event bisa menjadi contoh pilihan bentuk IGTV brand Anda. Dalam teknisnya sendiri, menurut Social Media Examiner, ada beberapa tip yang dapat diterapkan agar strategi pembuatan IGTV brand Anda jauh lebih efektif.

Baca Juga: Memahami Apa itu Content Marketing

Pemilihan Audio dan Subtitle

Mudahnya menonton sebuah video IGTV membuat pemilihan audio di dalamnya amat penting. Format video auto-play dari IGTV membuat Anda jelas ingin menghindari audio yang mengganggu first impression penonton. Karena format ini juga, Anda bisa langsung menyampaikan judul dari video Anda di dalam tampilan pertama IGTV untuk mempermudah para audiens mengerti tentang apa yang akan disampaikan.

Penggunaan subtitle sendiri, seperti yang sudah dijelaskan di awal tulisan, bahwa subtitle dapat membantu format video apa pun dalam penyampaian konten di dalamnya. Hal ini terbukti, karena tidak semua orang melihat sebuah video dengan menyalakan audio dan hal ini juga dapat membantu individu-individu yang memiliki keterbatasan dalam pendengaran.

Meng-input link dan Hashtag dalam IGTV

Seluruh link URL yang Anda input di dalam video description IGTV brand Anda adalah link yang dapat di klik. Ini artinya, Anda dapat mengarahkan audiens Anda langsung ke website atau link lain yang Anda inginkan. Dengan cara sederhana, yaitu menuliskan link URL dengan tepat, maka secara otomatis Instagram akan menampilkan link clickable untuk para audiens Anda.

Agar jauh lebih efektif dalam mengarahkan audiens bran Anda ke sebuah link, Anda dapat memberikan instruksi kepada para audiens untuk melihat video description dan mengklik link yang ada di dalamnya. Karena, tidak semua pengguna mengetahui keberadaan video description di dalam fitur Instagram tesebut.

Tidak kalah efektifnya seperti posting-an pada umumnya, dalam video description IGTV, Anda dapat menuliskan beragam hashtag yang dapat membantu distribusi video tersebut. Penggunaan hashtag dalam IGTV akan bekerja persis sama dengan penggunaan hashtag di postingan Instagram dan Instagram Stories. Jadi, kesempatan IGTV Anda untuk ditemukan audiens yang tertarik atau mengikuti sebuah hashtag di Instagram lebih besar.

Me-review IGTV Anda

Strategi konten yang baik seharusnya selalu diakhiri dari konklusi apakah konten tersebut berhasil atau tidak untuk brand Anda. Lewat insights IGTV (yang tersedia di dalam akun bisnis Instagram) kita bisa melihat angka engagement mulai dari views, likes, comments dan audience retention (grafik jumlah penonton). Nah, untuk meningkatkannya juga, sebaiknya brand Anda selalu melanjutkan interaksi yang terjadi di dalam kolom komen IGTV tersebut karena, hal ini dapat meningkatkan angka engagement sebuah video IGTV.

Baca Juga: Pengertian Engagement di Media Sosial dan Cara Mengukurnya

Sumber Gambar Feature: Social Bakers

Marketing report
you should read

whitepaper download image no BG See the report
 

Any comment?

Related articles